+86-29-8964-0200 info@islamichina.com

Login

Sign Up

After creating an account, you'll be able to track your payment status, track the confirmation and you can also rate the tour after you finished the tour.
Username*
Password*
Confirm Password*
First Name*
Last Name*
Tanggal Lahir*
Email*
Telepon*
Negara*
* Membuat akun berarti Anda setuju dengan Syarat Layanan dan Pernyataan Privasi.
Harap setujui semua syarat dan ketentuan sebelum melanjutkan ke langkah berikutnya

Sudah menjadi anggota?

Login
+86-29-8964-0200 info@islamichina.com

Login

Sign Up

After creating an account, you'll be able to track your payment status, track the confirmation and you can also rate the tour after you finished the tour.
Username*
Password*
Confirm Password*
First Name*
Last Name*
Tanggal Lahir*
Email*
Telepon*
Negara*
* Membuat akun berarti Anda setuju dengan Syarat Layanan dan Pernyataan Privasi.
Harap setujui semua syarat dan ketentuan sebelum melanjutkan ke langkah berikutnya

Sudah menjadi anggota?

Login

National Museum of China

National Museum of China

Introducing National Museum of China
Compared to the ancestral temple of Chinese culture, Museum Nasional Tiongkok adalah istana tertinggi sejarah dan seni di Tiongkok yang menampilkan budaya tradisional Tiongkok yang luar biasa, budaya revolusioner dan budaya sosialis maju. Ia menyimpan lebih dari 1.4 juta benda sebagai perwujudan dan saksi dari peradaban gemilang Tiongkok selama 5.000 tahun.

Fakta Cepat Museum Nasional Tiongkok
• Nama Cina: Zhongguo Guojia Bowuguan 中国国家博物馆
• Waktu Terbaik untuk Mengunjungi: Sepanjang tahun
• Jam Kunjungan yang Disarankan: Sekitar 2 ke 3 jam
• Hal yang Bisa Dilakukan: Fotografi, Budaya dan Sejarah Tiongkok
• Jam Buka: Selasa hingga Minggu 09:00-17:00
• Biaya Masuk: Gratis
• Alamat: No.16 Jalan Chang’an Timur, Distrik Dongcheng, Beijing

Apa yang dapat diharapkan di Museum Nasional Tiongkok
Museum Nasional Tiongkok, gedung utama empat lantai dengan dua sayap simetris, membentang lebih dari 300 meter dari utara ke selatan di sisi timur Lapangan Tian’anmen. Pendahulu Museum Nasional adalah dua museum: Museum Sejarah Tiongkok dan Museum Revolusi Tiongkok, yang berbagi kompleks gedung yang sama. Gedung ini adalah salah satu dari sepuluh arsitektur terkenal yang dibangun pada 1959 untuk menandai ulang tahun ke-10 pendirian Republik Rakyat Tiongkok. Museum Sejarah Tiongkok berada di Sayap Selatan sementara Sayap Utara menampung Museum Revolusi Tiongkok. Keduanya dibuka untuk umum pada 1961.

Museum Sejarah Tiongkok menampilkan tiga periode utama sejarah Tiongkok. Yang pertama, Masyarakat Primitif, berlangsung dari 500.000 SM hingga 4.000 SM. Pameran di bagian Masyarakat Perbudakan mencakup waktu dari 2.100 SM hingga 475 SM dan pameran Masyarakat Feodal fokus pada periode dari 221 SM hingga 1911.
Banyak barang yang dipamerkan adalah harta nasional dan barang langka berharga. Contohnya termasuk sisa fosil terkenal Manusia Yuanmo dan Manusia Peking, gerabah dan barang giok yang dicat luar biasa dari Zaman Neolitik, Simuwu Rectangle Ding (sejenis wadah) dari Dinasti Shang (dicetak lebih dari 3, 000 tahun yang lalu dan beratnya 832. 84kg — barang perunggu kuno terberat di dunia), Zun perunggu persegi Dinasti Shang (wadah anggur) dihiasi dengan empat kepala domba dan besar bertulis Dinasti Zhou Barat (11abad ke- – 771SM) perunggu Pan (wadah air). Harta karun seperti ini menggambarkan evolusi peradaban Tiongkok yang kaya dan berbeda-beda.

Museum Revolusi Tiongkok menekankan sejarah masa lalu 150 tahun, khususnya sejarah Partai Komunis Tiongkok. Museum ini dibagi menjadi tiga bagian. Pameran di bagian Revolusi Demokrasi Lama mencakup periode dari 1840 ke 1911. Peristiwa antara 1911 dan 1949 jatuh ke dalam bagian Revolusi Demokrasi Baru. Bagian ketiga berjudul “Kemenangan Revolusi dan Pendirian Sosialisme” dan mencakup peristiwa setelah 1949.

Sebagian besar sejarah modern Tiongkok dipamerkan, termasuk pendirian Partai Komunis Tiongkok (1919-1921), dua perang saudara pertama (1924-1927 dan 1927-1937), perang perlawanan terhadap agresi Jepang (1937-1945) dan perang pembebasan (1945-1949). Museum ini sering diperbarui untuk mencerminkan perkembangan sejarah politik modern.

Cara menuju Museum Nasional Tiongkok

Dengan Bus
• Naik bus No. 1, 2, 52, 82, 120, Jalur Wisata 2, Jalur Bus Turis 1 atau 2, dan turun di Stasiun Tiananmen Dong.

Dengan Metro
• Naik Jalur Metro 1 ke Stasiun Tiananmen Dong(Keluar C atau D).

Saran perjalanan tambahan ke Museum Nasional Tiongkok
• Museum tutup pada hari Senin kecuali hari libur nasional Tiongkok.
• Harap memesan tiket sehari sebelum tanggal kunjungan setidaknya di situs resmi (http://ticket.chnmuseum.cn) dengan detail paspor Anda.
• Museum mengeluarkan 3,000 tiket gratis satu hari.
• Bawa paspor Anda untuk menukarkan tiket.
• Fotografi diperbolehkan tetapi menggunakan flash, tongkat selfie atau tripod dilarang.

"اطلبوا العلم ولو بالصین."

“Cari ilmu meski hingga ke Tiongkok.”

Nabi Muhammad (damai besertanya)