+86-29-8964-0200 info@islamichina.com

Login

Sign Up

After creating an account, you'll be able to track your payment status, track the confirmation and you can also rate the tour after you finished the tour.
Username*
Password*
Confirm Password*
First Name*
Last Name*
Tanggal Lahir*
Email*
Telepon*
Negara*
* Membuat akun berarti Anda setuju dengan Syarat Layanan dan Pernyataan Privasi.
Harap setujui semua syarat dan ketentuan sebelum melanjutkan ke langkah berikutnya

Sudah menjadi anggota?

Login
+86-29-8964-0200 info@islamichina.com

Login

Sign Up

After creating an account, you'll be able to track your payment status, track the confirmation and you can also rate the tour after you finished the tour.
Username*
Password*
Confirm Password*
First Name*
Last Name*
Tanggal Lahir*
Email*
Telepon*
Negara*
* Membuat akun berarti Anda setuju dengan Syarat Layanan dan Pernyataan Privasi.
Harap setujui semua syarat dan ketentuan sebelum melanjutkan ke langkah berikutnya

Sudah menjadi anggota?

Login

Pulau Shamian

Pulau Shamian

Introducing Shamian Island
Guangzhou Shamian Island was originally called Shicui Island (“Shicuiliterally meanspicking up green jade”). Pulau Shamian adalah pelabuhan penting untuk perdagangan domestik dan internasional serta tempat pemandangan indah pada Dinasti Song (960 AD – 1127 Masehi), Dinasti Yuan (1206 AD – 1368 Masehi), Dinasti Ming (1368 AD – 1644 Masehi) dan Dinasti Qing (1616 AD – 1911 Masehi). Setelah Perang Opium, Pulau Shamian menjadi konsesi Inggris dan Prancis.

Fakta Cepat Pulau Shamian
• Nama Cina: Shamiandao 沙面岛
• Waktu Terbaik untuk Mengunjungi: September hingga November
• Jam Kunjungan yang Disarankan: Sekitar 2 ke 3 jam
• Hal yang Bisa Dilakukan: Fotografi, Arsitektur, Santai
• Jam Buka: Sepanjang hari
• Biaya Masuk: Gratis
• Alamat: No. 53-54 Jalan Utara Shamian, Distrik Liwan, Guangzhou, Provinsi Guangdong

Yang dapat diharapkan di Pulau Shamian

Dahulu kala, Pulau Shamian Guangzhou adalah luka sejarah Guangzhou dan juga jalan pertama yang dihuni oleh orang asing. Bagi orang Tionghoa, dapat dikatakan bahwa Pulau Shamian memiliki episode yang sedih dan tidak mulia dalam sejarahnya. Namun demikian, tersapu oleh arus waktu, jejak-jejak sejarah sedih itu secara bertahap memudar dan hilang. Sejumlah besar bangunan gaya Eropa yang tersisa dari sejarah telah menjadikan Shamian sebagai etalase arsitektur Eropa. Kunjungi Pulau Shamian di Guangzhou, dan Anda akan melihat pasangan yang sedang dimabuk cinta, warga lanjut usia berjalan-jalan dan pengantin baru mengambil foto pernikahan mereka. Singkatnya, Pulau Shamian adalah kartu perjalanan Guangzhou.

Bagi setiap orang yang telah mengunjungi Pulau Shamian di Guangzhou, kesan pertama biasanya, sering kali, romantis. Ke mana pun Anda pergi, Anda bisa melihat pasang pengantin baru mengambil foto pernikahan mereka. Seperti kata beberapa fotografer, baris demi baris bangunan bergaya Barat, ditambah suasana yang tenang, menjadikan Pulau Shamian di Guangzhou tujuan yang sempurna untuk foto. Kombinasi bangunan bergaya Barat dengan gaun pengantin bergaya Barat dapat menghasilkan foto yang akan selalu terngiang di ingatan pengantin baru. Dalam beberapa tahun terakhir, beberapa pengantin baru memilih mengenakan kostum pengantin tradisional Tiongkok untuk pemotretan di Pulau Shamian.

Pulau Shamian di Guangzhou bukan hanya lokasi utama untuk berfoto, tetapi juga tujuan utama untuk perjalanan bisnis. Dihuni oleh sejumlah orang asing, Pulau Shamian sering dikunjungi oleh wisatawan asing. Seperti yang dikatakan seorang pemandu wisata, Pulau Shamian adalah tempat yang wajib dikunjungi oleh wisatawan. Wisatawan dari Prancis pasti akan merasa familiar saat berjalan-jalan di Pulau Shamian, yang merupakan rumah bagi berbagai bangunan bergaya Prancis. Seperti halnya di Shanghai, Pulau Shamian memiliki berbagai bangunan asing yang tersisa dari periode kolonial Tiongkok, yang menjadikan Pulau Shamian sebagai daya tarik utama bagi turis asing.

Asian Games ke-16 mewakili perjalanan baru Guangzhou. Ini telah memberikan kesempatan bagi Guangzhou untuk merenungkan sejarahnya. Budaya mendapat prioritas utama dalam program Asian Games Guangzhou. Budaya adalah jiwa sebuah kota, menyampaikan karakter dan temperamennya yang unik. Warisan budaya dan sejarah di Pulau Shamian telah dipulihkan dengan baik sebelum dan selama ajang tersebut. Seseorang dapat mengintip keindahan sejarah Pulau Shamian dari warisan budaya dan sejarah yang terawat baik ini.

Cara menuju Pulau Shamian

Dengan Bus
• Naik Bis 1, 9, 25, 57, 64, 75, 105, 106, 181, 208, 209, 217, 251, 270, 297, 538, 552, 556, Guang 81, Guang 123, atau Guang 281 dan turun di Stasiun Shizhong Yiyuan.

Dengan Metro
• Naik Jalur Metro 1 dan turun di Stasiun Huangsha (Keluar D). Kemudian berjalan sekitar 10 beberapa menit ke Pulau Shamian.

Saran perjalanan tambahan tentang Pulau Shamian
• There are many nice cafés and restaurants serving Western food and drinks at Shamian Island.
• It is not recommended to visit the island on public holidays.

"اطلبوا العلم ولو بالصین."

“Cari ilmu meski hingga ke Tiongkok.”

Nabi Muhammad (damai besertanya)