Introducing Sera Monastery
At the foot of the Wuze Hill in Sera to the north of Lhasa, Biara Sera adalah salah satu dari tiga biara besar di Lhasa dan salah satu dari enam biara besar dari Aliran Gelug Buddhisme di Tibet. Biara Sera dibangun oleh salah satu murid Zonggaba pada 1419. Pada tanggal 27 bulan ke-12 kalender Tibet, Biara Sera mengadakan Festival Sera Bungchen yang megah, yang menarik banyak umat Buddha dan lainnya.
Fakta Cepat Biara Sera
• Nama Cina: Se La Si 色拉寺
• Waktu Terbaik untuk Mengunjungi: Mei hingga Oktober
• Jam Kunjungan yang Disarankan: Sekitar 2 jam
• Hal yang Bisa Dilakukan: Fotografi, Arsitektur, Buddhisme Tibet
• Jam Buka: 09:00-16:00
• Biaya Masuk: CNY 50
• Alamat: No. 1 Jalan Sela, Distrik Chengguan, Lhasa, Tibet
Apa yang bisa diharapkan di Biara Sera
Sera dalam bahasa Tibet berarti Taman Mawar Liar karena dulunya tumbuh hutan mawar liar yang subur di sekitarnya. Sebuah legenda mengatakan Tsong Khapa dan dua muridnya pernah melakukan latihan keagamaan di sekitar. Suatu hari, mereka mendengar suara kuda menneigh di bawah tanah saat mereka berjalan-jalan di hutan mawar. Patung Hynagriva (dewa setan berkepala kuda) ditemukan saat digali. Tsong Khapa mulai membangun biara untuk mengabadikan Hynagriva. Namun, kebenarannya adalah bahwa di 1414, Jamchen Chojey (atau Sakya Yeshe), salah satu murid Tsong Khapa, atas nama Tsong Khapa, mengunjungi Kaisar Chengzu, yang memberinya gelar Raja Dharma Kerahiman Besar serta sutra dan satu set Arhat cendana. Untuk melestarikannya, Tsong Khapa menyarankan Jamchen Chojey untuk membangun sebuah biara untuk menampung harta karun ini. Kemudian biara Sera didirikan 1419.
Sera terkenal karenanya “Debat Kitab Suci Buddhisme”: Para biksu dapat dilihat mempersiapkan ujian monastik dengan mengadakan debat tiruan dengan cara ritual. Beberapa duduk bersila di bawah pepohonan, sementara yang lain berlari dari kelompok ke kelompok memberikan tepuk tangan yang kuat untuk mengakhiri pernyataan atau membuat poin. Guru dan pejabat duduk di tingkat yang ditinggikan ketika ujian nyata berlangsung. Saksikan debat-debat ini yang diadakan sesuai jadwal yang ditetapkan, di 15:30 setiap hari kecuali hari Minggu di 'Halaman Debat’ biara.
Di antara semua festival di Biara Sera, Festival Sera Bengqin adalah yang paling mengesankan. Festival ini diadakan pada tanggal 27 Desember dalam kalender Tibet (antara Januari dan Februari dalam kalender Gregorian). Pada hari perayaan, Alu Vajry, yang merupakan belati pengusiran setan, secara seremonial dibawa ke Istana Potala dan Dalai Lama memanjatkan doa kepada Buddha untuk menganugerahkan kekuatan dan memberkati Alu. Kemudian alu dikirim kembali ke Biara Sera, dan Khenpo (presiden) dari tempat Ngaba Zhacang Letakkan Ulekan di kepala para biksu dan murid yang berarti mereka semua diberkati. Festival ini menarik banyak umat dan pengunjung setiap tahun.
Cara menuju Biara Sera
• Dengan Bus: naik bus No. 6, 16, 20, 22, 23, 24 atau L1 ke Biara Sera.
• Sewa mobil/bis dari GGC untuk menikmati transfer pribadi yang bebas repot dari hotel di Lhasa ke Biara Sera.
Saran perjalanan tambahan tentang Biara Sera
• Biara Sera adalah situs keagamaan, jadi pengunjung harus berpakaian sopan, berperilaku dengan baik. Jangan berbicara terlalu keras. Jangan merokok di dalam kuil.
• Menurut prinsip budaya Tibet, berjalan mengelilingi kuil-kuil, istana dan memutar roda doa harus mengikuti arah searah jarum jam.
• Pengunjung dapat menikmati panorama kota Lhasa di gunung belakang Gunung Sera. Karena gunungnya tinggi, harap rencanakan tur Anda sesuai dengan kondisi kesehatan Anda.
• Kacamata hitam dan krim tabir surya selalu diperlukan untuk melindungi dari terbakar sinar matahari dan radiasi ultraviolet yang kuat di siang hari.