+86-29-8964-0200 info@islamichina.com

Login

Sign Up

After creating an account, you'll be able to track your payment status, track the confirmation and you can also rate the tour after you finished the tour.
Username*
Password*
Confirm Password*
First Name*
Last Name*
Tanggal Lahir*
Email*
Telepon*
Negara*
* Membuat akun berarti Anda setuju dengan Syarat Layanan dan Pernyataan Privasi.
Harap setujui semua syarat dan ketentuan sebelum melanjutkan ke langkah berikutnya

Sudah menjadi anggota?

Login
+86-29-8964-0200 info@islamichina.com

Login

Sign Up

After creating an account, you'll be able to track your payment status, track the confirmation and you can also rate the tour after you finished the tour.
Username*
Password*
Confirm Password*
First Name*
Last Name*
Tanggal Lahir*
Email*
Telepon*
Negara*
* Membuat akun berarti Anda setuju dengan Syarat Layanan dan Pernyataan Privasi.
Harap setujui semua syarat dan ketentuan sebelum melanjutkan ke langkah berikutnya

Sudah menjadi anggota?

Login

2006 IMANA Beijing Convention

July, 2006
Agustus 22, 2021
    

Yth Bapak. Shiraz Malik, Salaam Alaikum

Nama saya Kazim Akbar dan saya, istri saya, daughter and grand daughter went to China in the group of Dr. Khalid Rehman. Perjalanan itu sangat indah dan liburan yang luar biasa. Ternyata lebih seperti perjalanan pendidikan dengan pengalaman belajar yang sangat besar. Saya harus mengucapkan selamat kepada Anda karena telah merencanakan perjalanan hingga detail terkecil. Dan kredit penuh juga harus diberikan kepada Bapak. Yusuf dan Bapak. Johan dari ICT tours karena telah melaksanakan rencana dengan efektif- seperti jam.

Sebagai seorang Pensiunan Perwira Angkatan Darat, yang pernah bertugas melalui dua perang, Saya sangat menyadari, betapa besar upaya yang dibutuhkan untuk merencanakan Dukungan Logistik untuk sebuah Operasi dan apa saja yang terlibat dalam pelaksanaannya. Saya bisa mengatakan, karena itu, bahwa perencanaan dari pihak Anda dan pelaksanaannya oleh ICT dilakukan dengan Ketelitian Militer. Ada begitu banyak yang bisa saya katakan tentang rincian yang lebih halus. Tapi saya hanya akan menyebut beberapa fasilitas luar biasa yang kami nikmati. Kami tidak perlu menunjukkan paspor kami dan mendaftar untuk check-in. Hotel sudah menerima detail tamu. Pemandu Wisata Nasional kami memberikan kunci kamar segera setelah kami tiba di hotel. Kami dibagi dalam kelompok yang dinamai sesuai warna yang diberikan pada bus kami. Bagasi kami dibawa ke satu lantai sesuai ketentuan. Dan dibawa keluar sebelum check-out, dan dikirim langsung ke bandara. Kami tidak perlu membeli tiket dan mendapatkan Boarding Pass. Bayangkan 200 orang-orang antre untuk check-in di bandara dan menimbang bagasi. Itu akan memakan waktu berjam-jam berdiri dalam antrean. Kami mendapat boarding pass pada saat kedatangan dan langsung menuju gerbang keberangkatan. Betapa perlakuan VIP.

Sebelum meninggalkan Pakistan, kami merasa cemas tentang jenis makanan yang akan kami dapatkan di China. Kami berpikir untuk membawa makanan kaleng juga. Tapi betapa terkejutnya kami. Kami makan di restoran Muslim di setiap kota setiap hari. Kualitas dan variasi makanannya begitu baik sehingga itu menjadi kenikmatan setiap saat. Namun beberapa orang ingin pergi untuk Pizza dan melewatkan memakannya. Anda mungkin mendengar keluhan dari beberapa peserta yang tidak puas. Saya bisa mengatakan bahwa itu adalah orang-orang yang selalu mengeluh dan merasa tidak senang. Mereka menjadi sengsara karena melihat gelas mereka setengah kosong; tidak seperti orang-orang yang bahagia yang melihat gelas mereka setengah penuh.

Itu bukan semua yang ingin saya katakan. Saya bisa terus menjelaskan seberapa banyak yang telah dilakukan untuk kesenangan kami dan betapa pengalaman dan pendidikan yang hebat ini bagi kami. Saya juga harus mengatakan bahwa kelompok kami adalah yang paling beruntung memiliki Angela sebagai Pemandu Nasional kami. Kami dipanggil 'Bus Cokelat'. Angela penuh dengan pengetahuan tentang Sejarah dan budaya. Tapi yang membuatnya disayangi oleh kami semua adalah kepribadiannya yang hangat dan betapa dia peduli untuk kenyamanan kami. Dia lebih dari sekadar pemandu; Dia adalah tuan rumah kami dan kami menjadi tamu yang dimanjakan. Dia ada di sana untuk memberikan bantuan bahkan setelah hari itu berakhir. Mahvish, ku 19 cucu perempuan berusia satu tahun hanya memujanya. Pesona pribadi Angela membuat kelompok kami menjadi satu keluarga dan kami akan berteriak seperti anak-anak dalam menanggapi setiap pertanyaan yang dia ajukan. Segera kami menjadi iri pada kelompok lain. Tidak ada bus lain yang memiliki harmoni yang sama, persahabatan dan toleransi seperti Brown Bus. Pada hari terakhir saat kami mengucapkan selamat tinggal kepada Angela; juru bicara kami bertanya apa yang kami pikirkan tentang dia. Jawaban datang: Dia luar biasa; dia membantu, dia peduli, dia penuh kasih sayang, dia cantik; dia adalah pemandu terbaik- Dia Profesional. Narasi saya akan tidak lengkap jika saya tidak menyebutkan Pemandu Lokal terakhir kami. Itu adalah Mr. Yin. Saya memanggilnya Komandan Yin. Sangat menyenangkan melihat cintanya pada romansa, mendengar cerita cinta legendarisnya, pengetahuannya tentang sejarah dan humornya. Namun dia pernah menjadi seorang tentara. Dia menciptakan suasana partisipasi bagi penumpang Brown Bus. Kami menikmati ceritanya yang disampaikan dengan aksen khasnya yang mulai kami sukai.

Pada akhirnya saya akan mengatakan bahwa saya dan keluarga saya (Kami adalah keluarga yang terdiri dari tujuh anggota) berutang banyak rasa terima kasih kepada Anda, kepada Mr. Yusuf, Bapak. Johan dan Angela atas liburan paling berkesan dalam hidup kami.

Dengan salam dan harapan terbaik

Kazim Akbar

Komentar Terbaru