+86-29-8964-0200
info@islamichina.com
Penjemputan di Hotel, Transfer ke Balai Leluhur Keluarga Chen
Pemandu wisata IslamiChina pribadi Anda akan menyambut dengan tanda yang jelas di lobi hotel Anda (atau titik pertemuan yang ditentukan) pada waktu yang dijadwalkan. Transfer ke Balai Leluhur Keluarga Chen dengan kendaraan pribadi ber-AC yang nyaman.
Kunjungi Balai Leluhur Keluarga Chen
Balai Leluhur Klana Chen, awalnya dibangun pada 1894 sebagai akademi untuk anggota muda klan Chen mempersiapkan ujian kekaisaran, berdiri sebagai bukti megah dari warisan arsitektur dan seni Guangdong. Kompleks simetris ini memiliki 19 bangunan, sembilan aula, dan enam halaman, menampilkan ukiran kayu yang rumit, tembikar, dan bentuk seni tradisional lainnya. Pernah diubah menjadi sekolah dan kini menjadi rumah bagi Museum Seni Rakyat Guangdong, balai ini tetap menjadi tonggak budaya.
Kunjungi Balai Memorial Sun Yat-sen
Balai Memorial Sun Yat-sen, struktur oktagonal ikonik, berdiri sebagai penghormatan kepada yang dihormati “Bapak Tiongkok Modern.” Dibangun dengan dana yang dikumpulkan oleh diaspora Tiongkok dan selesai pada 1931, keajaiban arsitektur ini menampung sebuah, auditorium tanpa tiang yang luas mampu menampung lebih dari 3,000 orang. Sun Yat-sen, the revolutionary leader who overthrew the Qing Dynasty and established the Republic of China, dihormati di dalam tembok-tembok ini, sebagai bukti warisannya yang abadi.
Makan siang di Restoran Halal Lokal, Salat di Masjid Huaisheng
Kunjungi Patung Lima Domba
Bertengger di Puncak Bukit Yuexiu, patung ikonik Lima Domba berdiri sebagai simbol sejarah kaya Guangzhou. Diukir dari lebih dari 130 potongan granit, patung monumental ini menggambarkan makhluk legendaris yang mengubah kota ini dari tanah tandus menjadi metropolis yang makmur. Menurut legenda kuno, lima makhluk abadi menunggangi domba-domba ini, membawa hadiah berupa ilmu bercocok tanam padi kepada rakyat yang bersyukur. Sebagai bukti dampak mereka yang bertahan lama, dikatakan domba-domba itu berubah menjadi batu saat para makhluk abadi itu’ pergi, meninggalkan warisan yang abadi.
Kagumi makam Sa’ad Ibn Abi Waqqas
Sejarah mencatat bahwa Nabi Muhammad (s.a.w), pada usia 57 mengirim pamannya Sad ibn Abi-Waqqas ke Guangzhou. Makam Orang Saleh Muslim dibangun untuk mengenang Sad ibn Abi-Waqqas yang meninggal di Guangzhou.
Transfer ke Hotel Anda
Pemandu pribadi dan pengemudi Anda akan mengantar Anda kembali ke hotel setelah mengunjungi Makam Waqqas.
