+86-29-8964-0200
info@islamichina.com
Penjemputan di Hotel & Transfer to Terracotta Warriors
Pemandu pribadi Anda akan memegang tanda penjemputan ICT dan menunggu Anda di lobi hotel Anda (atau tempat pertemuan lain yang ditentukan) pada waktu yang ditentukan. Anda akan dipindahkan ke Prajurit Terracotta dengan kendaraan pribadi ber-AC yang nyaman (sekitar 1 jam).
Jelajahi Prajurit Terracotta
Juga dikenal sebagai Tentara Terracotta, Prajurit dan Kuda Terracotta adalah kumpulan patung terracotta yang menggambarkan tentara Qin Shihuang, Kaisar pertama Tiongkok. Mereka dikuburkan untuk melindungi kaisar di kehidupan setelah kematiannya. Tentara Terracotta ditemukan pada 1974 oleh petani lokal yang mengebor sumur untuk irigasi. Patung-patung ini bervariasi tinggi menurut peran mereka, dengan yang tertinggi adalah para jenderal. Patung-patung ini termasuk prajurit, kereta dan kuda. Diperkirakan ada 8000 prajurit, 130 kereta dengan 520 kuda dan 150 kuda kavaleri yang dikuburkan dalam tiga lubang. Patung terracotta non-militer lainnya ditemukan di lubang lain, termasuk pejabat, akrobat, orang kuat dan musisi. Tentara Terracotta adalah salah satu penggalian arkeologi paling signifikan pada abad ke-20 di dunia. Tempat ini terdaftar sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO pada 1987.
Makan siang di restoran halal
Kunjungi Masjid Agung & Kawasan Muslim
Dibangun pada 1384, Masjid Agung Xi’an adalah landmark sejarah yang tenang yang telah melayani komunitas Muslim kota ini selama lebih dari enam abad. Sebagai masjid kuno terbesar dan yang paling terawat di Tiongkok, arsitektur masjid ini merupakan perpaduan menawan antara gaya Tionghoa dan Arab. Tata letak masjid mencerminkan kuil tradisional Tionghoa, dengan beberapa halaman yang dilengkapi paviliun dan pagoda. Namun, Setelah diperiksa lebih dekat, elemen-elemen Islam menjadi jelas, seperti kaligrafi Arab dan Tionghoa menggantikan dekorasi figuratif biasa. Menghadap ke arah Mekah, lima halaman masjid berpuncak di aula shalat di ujung baratnya.
Xi’an memiliki komunitas Muslim tertua di Tiongkok, menelusuri akarnya kembali ke 651 Masehi ketika Kaisar Gaozong menyetujui Islam. Hari ini, Kawasan Muslim yang ramai di kota ini menjadi rumah bagi sekitar 60,000 Muslim Hui. Tujuh masjid melayani komunitas tersebut, dengan Masjid Agung yang terkenal sebagai pusatnya. Kawasan ini merupakan pusat aktivitas yang ramai, penuh dengan labirin kios yang menawarkan beragam makanan jalanan dan hidangan lokal. Sempit, jalan-jalan berliku yang dipenuhi toko memberikan sekilas kehidupan sehari-hari Muslim, di mana penduduk setempat dengan topi putih bercakap-cakap dengan santai. Selain pengalaman kuliner dan budaya, daerah ini juga memiliki atraksi seperti Halaman Besar Gao dan pertunjukan boneka bayangan.
Kembali ke Hotel Anda
Setelah mengunjungi Muslim Quarter, pemandu dan sopir Anda akan mengantar Anda kembali ke hotel Anda.
